PENGERTIAN
WINDOWS XP
Sebagaimana layaknya enginer komputer, sangat
baik jika anda harus mengenal apa
yang anda rawat maka berikut ini akan kami perkenalkan semua
komponen/konfigurasi eksternal dan internal sebuah system operasi Windows XP.
Pembahasan berikut ini dibatasi pada perangkat lunak sebab pengenalan perangkat keras akan
dibahas tersendiri;
A. KONFIGURASI EKSTERNAL WINDOWS XP
( DESKTOP )
Desktop adalah pintu utama sebuah
komputer dimana dari pintu inilah awal penjelajahan kita ke dalam komputer
tersebut. Desktop
dapat dikatakan sebagai wajah atau penampilan komputer Anda sehingga perlu
diatur sedemikian rupa agar menarik bagi pemakainya. Dalam penggunaannya,
desktop berhubungan dengan icon, wallpaper, screen saver, taskbar dan start
menu program. Windows
XP telah menyediakan fasilitas yang
memudahkan pengaturan desktop dan lingkungannya tersebut. Pengaturan desktop
yang menarik akan membuat pengguna nyaman dalam mengoperasikan komputer. Tetapi
pengaturan dektop yang berlebihan akan membuat komputer boros memori dan
bekerja dengan tidak efisien.
Tema sebuah tampilan (desktop theme) berhubungan dengan pengaturan icon, font, warna, sound, dan elemen-elemen Windows yang lain yang memberikan keunikan bagi desktop dan distinactive look. Anda dapat menganti tema, membuat tema sendiri dan kemudian menyimpannya dengan nama baru atau melakukan restore traditional Windows Classic sebagai tema desktop Anda.
Tema sebuah tampilan (desktop theme) berhubungan dengan pengaturan icon, font, warna, sound, dan elemen-elemen Windows yang lain yang memberikan keunikan bagi desktop dan distinactive look. Anda dapat menganti tema, membuat tema sendiri dan kemudian menyimpannya dengan nama baru atau melakukan restore traditional Windows Classic sebagai tema desktop Anda.
B. KONFIGURASI INTERNAL WINDOWS XP
Dikatakan konfigurasi internal
karena bagian ini tidak tampak dari Desktop, artinya bagian ini ada
dibalik/didalam Desktop. Bagian ini biasanya berhubungan dengan kontigurasi dan
maintenance sistem. Didalam bagian ini beberapa tool sistem telah disediakan,
baik untuk melakukan konfigurasi kinerja, maupun untuk sekedar melakukan
monitoring terhadap kinerja sistem yang sedang berjalan.
Pada bagian ini akan dibahas beberapa perangkat yang disediakan oleh internal Windows XP yang berhubungan dengan konfigurasi sistem seperti Control Panel, System Properties, MS Configuration dan Windows Registry dll. Nah… pada pembahasa-pembahasan saya selanjutnya, bagian internal inilah yang paling banyak dibahas.
Pada bagian ini akan dibahas beberapa perangkat yang disediakan oleh internal Windows XP yang berhubungan dengan konfigurasi sistem seperti Control Panel, System Properties, MS Configuration dan Windows Registry dll. Nah… pada pembahasa-pembahasan saya selanjutnya, bagian internal inilah yang paling banyak dibahas.
SEJARAH
WINDOWS XP
XP
atau Windows 5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang
diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika
Serikat. Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang
dikenal dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional
(untuk desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan
Windows XP Professional. Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan
dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam
dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.
Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner,
seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows
95. Windows XP sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT.
Yang termasuk dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server
2003, Windows 2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki
kemampuan yang baik untuk menjadi sebuah server. Pada pertengahan tahun
2000-an, Microsoft, perusahaan pembuat system operasi Windows, tengah menggarap
Windows ME(Millenium Edition). Namun, karena Windows ME dianggap kurang sukses
menyaingi Windows 98. Maka, Microsoft memutuskan untuk ’mengawinkan’ dua buah
sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem
operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk yang kita kenal sekarang
dengan Windows XP. Berikut adalah beberapa jenis Windows XP :
·
Windows
XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP
yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Versi ini tidak didesain untuk sistem
dengan banyak pengguna, Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, di
antaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak
memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu
membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh
beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection
Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
·
Windows
XP Professional Edition
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP
yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah
jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000
Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih
lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah
komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang
bisa login secara bersamaan.
·
Windows XP Media Center Edition
Versi ini adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk
perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya,
Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi
dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
·
Windows
XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang
dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan
Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi
(Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau
laptop.
·
Windows
XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows
XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64.
·
Windows
XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition
adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur
bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition
Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling
efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP
versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang
tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
·
Windows
XP Starter Edition
Versi ini merupakan versi Windows XP Home Edition yang
diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language
Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa
Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika
Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela).
![]() |
Definisi atau pengertian istilah
Windows XP apa yang dimaksud dengan Windows XP - Ketemu lagi dengan definisi terbaru hari
ini, sebelumnya saya membahas definisi Notepad. kali ini dengan definisi Windows XP. berikut ini definisinya.
Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis
yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, laptop, dan
pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari
"Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Profesional
dan Windows Me. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang
berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT.
Windows XP kali pertama dirilis pada 25 Oktober 2001. Windows XP digantikan
oleh Windows Vista, yang dirilis pada 8 November 2006.
Kekurangan dan
Kelebihan Windows XP
Keunggulan
Windows XP :
1. Aplikasi yang
dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui
internet.
2. Microsoft Windows
XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
3. Windows XP dapat
digunakan untuk berbagai aplikasi secara real time ke seluruh dunia
4. Banyak software
yang kompatibel
5. Banyak sotware yang
stabil berjalan di operating sistem ini.
6. Tidak akan ada
masalah antara software dan hardware.
Kekurangan
Windows XP:
1. Harga lisensinya
cukup mahal
2. Tidak adanya Java
Virtual Machine seperti generasi-geerasi windows sebelumnnya
3. Komunitasnya
terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
4. Gampang terkena
virus
5. Sistem yang kurang
stabil
Kekurangan dan Kelebihan Windows XP
Keunggulan Windows XP
1.
Microsoft Windows XP memiliki
stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
2.
Aplikasi yang dijalankan pada system
Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.
3.
Dengan menggunakan Remote Assistence
kita dapat memonitor kerusakan komputer yang terjadi pada komputer lain dari
jarak jauh melalui internet.
4.
Memiliki sistem keamanan yang dapat
digunakan untuk melindungi folder-folder khusus agar dapat digunakan oleh
pemiliknya sendiri.
5.
Windows XP dapat digunakan untuk
berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
6.
Banyak software yang kompatibel.
7.
Banyak software yang stabil berjalan
di operating sistem ini.
8.
Tidak akan ada masalah atau konflik
antara software dan hardware.
9.
Instalasi software masih mudah
dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain.
Kekurangan Windows XP
1.
Pihak Microsoft sangat membatasi
kenyamanan pemakaian terhadap sistem operasi Windows XP ini dimana setiap
pengguna harus melakukan aktivasi pihak Microsoft pada periode-periode
tertentu.
2.
Tidak adanya Java Virtual Machine
seperti generasi-generasi Windows sebelumnya.
3.
Harga licensinya cukup mahal.
4.
Komunitasnya terlalu sedikit, karena
bersifat closed-source.
5.
Banyaknya virus yang sering
menyerang Windows XP.
6.
Sistem yang kurang stabil.
Manfaat Windows Prefetch – Perlukah
Prefetch Dihapus?
Posted on January
21, 2008 by Henry
U.S.S.A
1 Votes
Manfaat Windows Prefetch –
Perlukah Prefetch Dihapus?
Windows Prefetch (.pf
files) pada Windows XP sebenarnya adalah sebuah Trik Akselerasi Eksekusi
Program buatan Microsoft yang diciptakan untuk mempercepat proses eksekusi dan loading dari program-program yang paling
sering dieksekusi/dijalankan pada Windows environment, dan juga berfungsi untuk
mempercepat proses booting Windows.
Setiap User Start Up Windows, Windows akan mencatat/me-record sebagai indeks program-program apa saja yang paling sering Anda jalankan baik secara manual maupun secara otomatis (misal: autorun pada Windows start-up), dan Windows menyimpan catatan indeksnya tersebut pada Folder Prefetch (sub folder dari Windows System Folder) agar saat Anda menjalankan program-program tersebut, proses eksekusi dan loading program lebih cepat (terakselerasi) karena telah tercatat.
Setiap User Start Up Windows, Windows akan mencatat/me-record sebagai indeks program-program apa saja yang paling sering Anda jalankan baik secara manual maupun secara otomatis (misal: autorun pada Windows start-up), dan Windows menyimpan catatan indeksnya tersebut pada Folder Prefetch (sub folder dari Windows System Folder) agar saat Anda menjalankan program-program tersebut, proses eksekusi dan loading program lebih cepat (terakselerasi) karena telah tercatat.
Perlukah Prefetch Dihapus?
Sebenarnya manfaat Windows Prefetch cukup signifikan. Meski demikian, Windows Prefetch bisa saja dan tidak masalah bila Anda hapus jika Anda merasa tidak memerlukannya dan sistem Windows tidak akan terganggu oleh karenanya, namun sebagai konsekuensi logis bila Anda menghapus Windows Prefetch, proses loadingprogram-program yang biasa Anda jalankan akan terasa lebih lambat daripada bilamana Windows Prefetch tidak Anda hapus, bahkan di sisi lain, bahkan malah bisa menurunkan performa komputer akibat kelambatan proses loading ini. Kelambatan ini terutama cukup terasa pada komputer low-end class dan low to middle class atau laptop dengan spesifikasi hardware standar. Namun bagi komputer dengan spesifikasi hardware middle to high class, atau high-end class, dengan memory 1 GB ke atas dan prosesor cepat masa kini, kelambatan prosesloading program tidak akan begitu terasa, kecuali bila pada komputer terpasangthird-party security program semacam Program Analyzer yang akan memindai dan menganalisa program apapun saat program tersebut dieksekusi yang tentu saja akan menciptakan delay time program loading process.
Banyak pihak dan banyak pembuat software Windows Tweaking mengatakan bahwa salah satu cara untuk mendongkrak performa komputer adalah dengan menghapus prefetch, tapi bagi saya performa yang dihasilkan dengan menghapus Prefetch tidak seberapa dan tidak sebanding dengan akselerasi program loading process bilamana Prefetch tidak dihapus.
Menurut saya, Windows Prefetch tidak perlu dihapus, jadi sebaiknya jangan Anda hapus Windows Prefetch dalam komputer Anda, kecuali bila Anda tidak membutuhkannya dan percaya bahwa menghapus Windows Prefetch akan mendongkrak performa komputer secara signifikan. Memang salah satu manfaat penghapusan Windows Prefetch adalah dalam kondisi bilamana Anda menguninstallsebuah software dari komputer Anda. Saat Anda menginstall suatu software dan Windows mengindeksnya, namun saat Anda tidak memerlukan lagi software tersebut dan menguninstallnya sesuai prosedur yang benar sekalipun, anehnya, Windows masih tetap mencoba mengoptimalkan disk Anda untuk sofware yang sudah tidak ada/ teruninstall (non-existing software).
Sebenarnya manfaat Windows Prefetch cukup signifikan. Meski demikian, Windows Prefetch bisa saja dan tidak masalah bila Anda hapus jika Anda merasa tidak memerlukannya dan sistem Windows tidak akan terganggu oleh karenanya, namun sebagai konsekuensi logis bila Anda menghapus Windows Prefetch, proses loadingprogram-program yang biasa Anda jalankan akan terasa lebih lambat daripada bilamana Windows Prefetch tidak Anda hapus, bahkan di sisi lain, bahkan malah bisa menurunkan performa komputer akibat kelambatan proses loading ini. Kelambatan ini terutama cukup terasa pada komputer low-end class dan low to middle class atau laptop dengan spesifikasi hardware standar. Namun bagi komputer dengan spesifikasi hardware middle to high class, atau high-end class, dengan memory 1 GB ke atas dan prosesor cepat masa kini, kelambatan prosesloading program tidak akan begitu terasa, kecuali bila pada komputer terpasangthird-party security program semacam Program Analyzer yang akan memindai dan menganalisa program apapun saat program tersebut dieksekusi yang tentu saja akan menciptakan delay time program loading process.
Banyak pihak dan banyak pembuat software Windows Tweaking mengatakan bahwa salah satu cara untuk mendongkrak performa komputer adalah dengan menghapus prefetch, tapi bagi saya performa yang dihasilkan dengan menghapus Prefetch tidak seberapa dan tidak sebanding dengan akselerasi program loading process bilamana Prefetch tidak dihapus.
Menurut saya, Windows Prefetch tidak perlu dihapus, jadi sebaiknya jangan Anda hapus Windows Prefetch dalam komputer Anda, kecuali bila Anda tidak membutuhkannya dan percaya bahwa menghapus Windows Prefetch akan mendongkrak performa komputer secara signifikan. Memang salah satu manfaat penghapusan Windows Prefetch adalah dalam kondisi bilamana Anda menguninstallsebuah software dari komputer Anda. Saat Anda menginstall suatu software dan Windows mengindeksnya, namun saat Anda tidak memerlukan lagi software tersebut dan menguninstallnya sesuai prosedur yang benar sekalipun, anehnya, Windows masih tetap mencoba mengoptimalkan disk Anda untuk sofware yang sudah tidak ada/ teruninstall (non-existing software).
Menurut
saya, diperlukan serangkaian percobaan pada beberapa mesin yang berjantung
Windows XP dengan spesifikasi berbeda untuk menguji manfaat Windows Prefetch
dan untuk menimbang bobot kebaikan dan keburukan dari keberadaan Windows
Prefetch.
10 Langkah Instalasi Windows XP
dengan USB
Jakarta – Pembaca, saat
ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna
komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah
subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya
yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer
sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat
diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Nah, salah satu usaha produsen
subnotebook untuk “merampingkan” produknya adalah dengan meniadakan perangkat
optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk
mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.
Sebagai konsekuensinya,
pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau
terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang
tersedia.
Salah satu masalah yang
timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan
saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang
pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke
dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan
instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat
tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau
sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang
tidak murah.
Contoh kasus, andaikan
kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di
subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via
external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya
cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan
Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?
Nah, lewat artikel ini
penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media
USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih
pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi
ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang
sudah memiliki fitur untuk booting via USB.
“Gampang! Tinggal salin
file instalasi Windows XP ke flash disk!” Mungkin itu yang terlintas di benak
Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah
itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut,
proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.
Yang Harus Disiapkan:
1.
Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan
port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2.
Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3.
CD instalasi Windows XP.
4.
Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat
diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5.
Do’a dan keberanian!
Langkah-langkah Pembuatan:
1.
Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat
posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2.
Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi
Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara
otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3.
Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis,
ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.
4.
Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul
pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:USB.
5.
Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan
tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul
tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6.
Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat
USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start
untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7.
Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela
Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka
di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8.
Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya
akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan
instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP
di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file
instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9.
Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk.
Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER.
Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk
drive lain.
10. Selanjutnya
pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan
disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul
dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk
Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan
setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun
nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Cara
Instalasi Windows XP

Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya.
Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama.
Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.
berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp :
1. Siapkan CD WINDOWS XP
2. Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD
3. Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, caranya:
a. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.
b. ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis
* menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
* Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A,
C. dengan menekan tombol PgDn/Up.
Cara paling mudah instal windows xp
(lengkap dengan gambar):
(lengkap dengan gambar):
gak usah di utak-atik biosnya. biarin aja bios diload masukin CD WINDOWSnya, lalu Restart komputer, trus tekan-tekan F8 atau F10 atau F11 (boleh dicoba satu-satu) nanti bakal muncul opsi boot selection. pilih aja yg ada 'bau' cd-nya. trus enter. selesai deh...ga pake repot-repot...
4. Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini

5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini

6. lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini

7. Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini

8. Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar di bawah ini

9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini

10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB, lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 20000,jangan 20, karna partisi satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? cat" 1GB = 1000 MB
11. Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini

12. kemudian pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar di bawah ini

13. Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aj, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??
setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu arahkan poiter di posisiC: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti gambar di bawah ini

14. Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi, seperti gambar di bawah ini

15. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"

16. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini

17. selanjutnya proses instalasi windows di mulai 1..2..3...GOoooo muncul layar seperti gambar di bawah ini

18. selanjutnya tinggal menunggu, sambil ngopi jg bisa, biar lebih terinspirasi, eitssss, tp jangan kemana mana dulu, karna selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini

19. Langsung klik "NEXT" aja BOS...!!! lalu mucul lagi bos layar seperti gambar di bawah ini

20. Isi nama dan organisasinya, terserah BOS aja... lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini

21. Masukan serial nombernya, jangan sampe salah ya....!!! kemudian tekan "Next"selanjutnya akan muncul layar administrator, isi aja mau dinamain apa komputernya, terserah deeeehhhhh......
kalau mau pake pasword tinggal di isi juga paswordnya, terserah juga mo apa paswordnya.... lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti gambar di bawah ini

22. Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next" lagi BOS.... setelah proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini

23. Silahkan Menunggu lumayan lama BOS,.... sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini

24. Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain,seperti gambar di bawah ini

25. jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next"
26. Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik "OK" aja BOS....!!!

27. Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK" aj BOS...!!!

28. Proses instalasi hampir selesai BOS..... selanjutnya akan muncul loading jendela windows seperti gambar di bawah ini

29. Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next" aj BOS..

30. Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"

31. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next"

32. Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah ini, lalu tekan "Next"

33. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next"
34. Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....

35. Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti telihat pada gambar di bawah ini


36. Kemudian tinggal menginstal CD Driver Motherboad, dan perangkat pendukung lainnya....
Demikianlah langkah-langkah dan cara install windows xp lengkap berikut gambarnya..
Sebagaimana layaknya enginer komputer, sangat
baik jika anda harus mengenal apa
yang anda rawat maka berikut ini akan kami perkenalkan semua
komponen/konfigurasi eksternal dan internal sebuah system operasi Windows XP.
Pembahasan berikut ini dibatasi pada perangkat lunak sebab pengenalan perangkat keras akan
dibahas tersendiri;
A. KONFIGURASI EKSTERNAL WINDOWS XP
( DESKTOP )
Desktop adalah pintu utama sebuah
komputer dimana dari pintu inilah awal penjelajahan kita ke dalam komputer
tersebut. Desktop
dapat dikatakan sebagai wajah atau penampilan komputer Anda sehingga perlu
diatur sedemikian rupa agar menarik bagi pemakainya. Dalam penggunaannya,
desktop berhubungan dengan icon, wallpaper, screen saver, taskbar dan start
menu program. Windows
XP telah menyediakan fasilitas yang
memudahkan pengaturan desktop dan lingkungannya tersebut. Pengaturan desktop
yang menarik akan membuat pengguna nyaman dalam mengoperasikan komputer. Tetapi
pengaturan dektop yang berlebihan akan membuat komputer boros memori dan
bekerja dengan tidak efisien.
Tema sebuah tampilan (desktop theme) berhubungan dengan pengaturan icon, font, warna, sound, dan elemen-elemen Windows yang lain yang memberikan keunikan bagi desktop dan distinactive look. Anda dapat menganti tema, membuat tema sendiri dan kemudian menyimpannya dengan nama baru atau melakukan restore traditional Windows Classic sebagai tema desktop Anda.
Tema sebuah tampilan (desktop theme) berhubungan dengan pengaturan icon, font, warna, sound, dan elemen-elemen Windows yang lain yang memberikan keunikan bagi desktop dan distinactive look. Anda dapat menganti tema, membuat tema sendiri dan kemudian menyimpannya dengan nama baru atau melakukan restore traditional Windows Classic sebagai tema desktop Anda.
B. KONFIGURASI INTERNAL WINDOWS XP
Dikatakan konfigurasi internal
karena bagian ini tidak tampak dari Desktop, artinya bagian ini ada
dibalik/didalam Desktop. Bagian ini biasanya berhubungan dengan kontigurasi dan
maintenance sistem. Didalam bagian ini beberapa tool sistem telah disediakan,
baik untuk melakukan konfigurasi kinerja, maupun untuk sekedar melakukan
monitoring terhadap kinerja sistem yang sedang berjalan.
Pada bagian ini akan dibahas beberapa perangkat yang disediakan oleh internal Windows XP yang berhubungan dengan konfigurasi sistem seperti Control Panel, System Properties, MS Configuration dan Windows Registry dll. Nah… pada pembahasa-pembahasan saya selanjutnya, bagian internal inilah yang paling banyak dibahas.
Pada bagian ini akan dibahas beberapa perangkat yang disediakan oleh internal Windows XP yang berhubungan dengan konfigurasi sistem seperti Control Panel, System Properties, MS Configuration dan Windows Registry dll. Nah… pada pembahasa-pembahasan saya selanjutnya, bagian internal inilah yang paling banyak dibahas.
SEJARAH
WINDOWS XP
XP
atau Windows 5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang
diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika
Serikat. Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang
dikenal dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional
(untuk desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan
Windows XP Professional. Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan
dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam
dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.
Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner,
seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows
95. Windows XP sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT.
Yang termasuk dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server
2003, Windows 2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki
kemampuan yang baik untuk menjadi sebuah server. Pada pertengahan tahun
2000-an, Microsoft, perusahaan pembuat system operasi Windows, tengah menggarap
Windows ME(Millenium Edition). Namun, karena Windows ME dianggap kurang sukses
menyaingi Windows 98. Maka, Microsoft memutuskan untuk ’mengawinkan’ dua buah
sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem
operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk yang kita kenal sekarang
dengan Windows XP. Berikut adalah beberapa jenis Windows XP :
·
Windows
XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP
yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Versi ini tidak didesain untuk sistem
dengan banyak pengguna, Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, di
antaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak
memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu
membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh
beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection
Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
·
Windows
XP Professional Edition
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP
yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah
jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000
Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih
lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah
komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang
bisa login secara bersamaan.
·
Windows XP Media Center Edition
Versi ini adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk
perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya,
Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi
dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
·
Windows
XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang
dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan
Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi
(Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau
laptop.
·
Windows
XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows
XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64.
·
Windows
XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition
adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur
bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition
Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling
efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP
versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang
tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
·
Windows
XP Starter Edition
Versi ini merupakan versi Windows XP Home Edition yang
diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language
Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa
Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika
Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela).
![]() |
Definisi atau pengertian istilah
Windows XP apa yang dimaksud dengan Windows XP - Ketemu lagi dengan definisi terbaru hari
ini, sebelumnya saya membahas definisi Notepad. kali ini dengan definisi Windows XP. berikut ini definisinya.
Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis
yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, laptop, dan
pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari
"Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Profesional
dan Windows Me. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang
berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT.
Windows XP kali pertama dirilis pada 25 Oktober 2001. Windows XP digantikan
oleh Windows Vista, yang dirilis pada 8 November 2006.
Kekurangan dan
Kelebihan Windows XP
Keunggulan
Windows XP :
1. Aplikasi yang
dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui
internet.
2. Microsoft Windows
XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
3. Windows XP dapat
digunakan untuk berbagai aplikasi secara real time ke seluruh dunia
4. Banyak software
yang kompatibel
5. Banyak sotware yang
stabil berjalan di operating sistem ini.
6. Tidak akan ada
masalah antara software dan hardware.
Kekurangan
Windows XP:
1. Harga lisensinya
cukup mahal
2. Tidak adanya Java
Virtual Machine seperti generasi-geerasi windows sebelumnnya
3. Komunitasnya
terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
4. Gampang terkena
virus
5. Sistem yang kurang
stabil
Kekurangan dan Kelebihan Windows XP
Keunggulan Windows XP
1.
Microsoft Windows XP memiliki
stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
2.
Aplikasi yang dijalankan pada system
Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.
3.
Dengan menggunakan Remote Assistence
kita dapat memonitor kerusakan komputer yang terjadi pada komputer lain dari
jarak jauh melalui internet.
4.
Memiliki sistem keamanan yang dapat
digunakan untuk melindungi folder-folder khusus agar dapat digunakan oleh
pemiliknya sendiri.
5.
Windows XP dapat digunakan untuk
berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
6.
Banyak software yang kompatibel.
7.
Banyak software yang stabil berjalan
di operating sistem ini.
8.
Tidak akan ada masalah atau konflik
antara software dan hardware.
9.
Instalasi software masih mudah
dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain.
Kekurangan Windows XP
1.
Pihak Microsoft sangat membatasi
kenyamanan pemakaian terhadap sistem operasi Windows XP ini dimana setiap
pengguna harus melakukan aktivasi pihak Microsoft pada periode-periode
tertentu.
2.
Tidak adanya Java Virtual Machine
seperti generasi-generasi Windows sebelumnya.
3.
Harga licensinya cukup mahal.
4.
Komunitasnya terlalu sedikit, karena
bersifat closed-source.
5.
Banyaknya virus yang sering
menyerang Windows XP.
6.
Sistem yang kurang stabil.
Manfaat Windows Prefetch – Perlukah
Prefetch Dihapus?
Posted on January
21, 2008 by Henry
U.S.S.A
1 Votes
Manfaat Windows Prefetch –
Perlukah Prefetch Dihapus?
Windows Prefetch (.pf
files) pada Windows XP sebenarnya adalah sebuah Trik Akselerasi Eksekusi
Program buatan Microsoft yang diciptakan untuk mempercepat proses eksekusi dan loading dari program-program yang paling
sering dieksekusi/dijalankan pada Windows environment, dan juga berfungsi untuk
mempercepat proses booting Windows.
Setiap User Start Up Windows, Windows akan mencatat/me-record sebagai indeks program-program apa saja yang paling sering Anda jalankan baik secara manual maupun secara otomatis (misal: autorun pada Windows start-up), dan Windows menyimpan catatan indeksnya tersebut pada Folder Prefetch (sub folder dari Windows System Folder) agar saat Anda menjalankan program-program tersebut, proses eksekusi dan loading program lebih cepat (terakselerasi) karena telah tercatat.
Setiap User Start Up Windows, Windows akan mencatat/me-record sebagai indeks program-program apa saja yang paling sering Anda jalankan baik secara manual maupun secara otomatis (misal: autorun pada Windows start-up), dan Windows menyimpan catatan indeksnya tersebut pada Folder Prefetch (sub folder dari Windows System Folder) agar saat Anda menjalankan program-program tersebut, proses eksekusi dan loading program lebih cepat (terakselerasi) karena telah tercatat.
Perlukah Prefetch Dihapus?
Sebenarnya manfaat Windows Prefetch cukup signifikan. Meski demikian, Windows Prefetch bisa saja dan tidak masalah bila Anda hapus jika Anda merasa tidak memerlukannya dan sistem Windows tidak akan terganggu oleh karenanya, namun sebagai konsekuensi logis bila Anda menghapus Windows Prefetch, proses loadingprogram-program yang biasa Anda jalankan akan terasa lebih lambat daripada bilamana Windows Prefetch tidak Anda hapus, bahkan di sisi lain, bahkan malah bisa menurunkan performa komputer akibat kelambatan proses loading ini. Kelambatan ini terutama cukup terasa pada komputer low-end class dan low to middle class atau laptop dengan spesifikasi hardware standar. Namun bagi komputer dengan spesifikasi hardware middle to high class, atau high-end class, dengan memory 1 GB ke atas dan prosesor cepat masa kini, kelambatan prosesloading program tidak akan begitu terasa, kecuali bila pada komputer terpasangthird-party security program semacam Program Analyzer yang akan memindai dan menganalisa program apapun saat program tersebut dieksekusi yang tentu saja akan menciptakan delay time program loading process.
Banyak pihak dan banyak pembuat software Windows Tweaking mengatakan bahwa salah satu cara untuk mendongkrak performa komputer adalah dengan menghapus prefetch, tapi bagi saya performa yang dihasilkan dengan menghapus Prefetch tidak seberapa dan tidak sebanding dengan akselerasi program loading process bilamana Prefetch tidak dihapus.
Menurut saya, Windows Prefetch tidak perlu dihapus, jadi sebaiknya jangan Anda hapus Windows Prefetch dalam komputer Anda, kecuali bila Anda tidak membutuhkannya dan percaya bahwa menghapus Windows Prefetch akan mendongkrak performa komputer secara signifikan. Memang salah satu manfaat penghapusan Windows Prefetch adalah dalam kondisi bilamana Anda menguninstallsebuah software dari komputer Anda. Saat Anda menginstall suatu software dan Windows mengindeksnya, namun saat Anda tidak memerlukan lagi software tersebut dan menguninstallnya sesuai prosedur yang benar sekalipun, anehnya, Windows masih tetap mencoba mengoptimalkan disk Anda untuk sofware yang sudah tidak ada/ teruninstall (non-existing software).
Sebenarnya manfaat Windows Prefetch cukup signifikan. Meski demikian, Windows Prefetch bisa saja dan tidak masalah bila Anda hapus jika Anda merasa tidak memerlukannya dan sistem Windows tidak akan terganggu oleh karenanya, namun sebagai konsekuensi logis bila Anda menghapus Windows Prefetch, proses loadingprogram-program yang biasa Anda jalankan akan terasa lebih lambat daripada bilamana Windows Prefetch tidak Anda hapus, bahkan di sisi lain, bahkan malah bisa menurunkan performa komputer akibat kelambatan proses loading ini. Kelambatan ini terutama cukup terasa pada komputer low-end class dan low to middle class atau laptop dengan spesifikasi hardware standar. Namun bagi komputer dengan spesifikasi hardware middle to high class, atau high-end class, dengan memory 1 GB ke atas dan prosesor cepat masa kini, kelambatan prosesloading program tidak akan begitu terasa, kecuali bila pada komputer terpasangthird-party security program semacam Program Analyzer yang akan memindai dan menganalisa program apapun saat program tersebut dieksekusi yang tentu saja akan menciptakan delay time program loading process.
Banyak pihak dan banyak pembuat software Windows Tweaking mengatakan bahwa salah satu cara untuk mendongkrak performa komputer adalah dengan menghapus prefetch, tapi bagi saya performa yang dihasilkan dengan menghapus Prefetch tidak seberapa dan tidak sebanding dengan akselerasi program loading process bilamana Prefetch tidak dihapus.
Menurut saya, Windows Prefetch tidak perlu dihapus, jadi sebaiknya jangan Anda hapus Windows Prefetch dalam komputer Anda, kecuali bila Anda tidak membutuhkannya dan percaya bahwa menghapus Windows Prefetch akan mendongkrak performa komputer secara signifikan. Memang salah satu manfaat penghapusan Windows Prefetch adalah dalam kondisi bilamana Anda menguninstallsebuah software dari komputer Anda. Saat Anda menginstall suatu software dan Windows mengindeksnya, namun saat Anda tidak memerlukan lagi software tersebut dan menguninstallnya sesuai prosedur yang benar sekalipun, anehnya, Windows masih tetap mencoba mengoptimalkan disk Anda untuk sofware yang sudah tidak ada/ teruninstall (non-existing software).
Menurut
saya, diperlukan serangkaian percobaan pada beberapa mesin yang berjantung
Windows XP dengan spesifikasi berbeda untuk menguji manfaat Windows Prefetch
dan untuk menimbang bobot kebaikan dan keburukan dari keberadaan Windows
Prefetch.
10 Langkah Instalasi Windows XP
dengan USB
Jakarta – Pembaca, saat
ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna
komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah
subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya
yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer
sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat
diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Nah, salah satu usaha produsen
subnotebook untuk “merampingkan” produknya adalah dengan meniadakan perangkat
optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk
mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.
Sebagai konsekuensinya,
pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau
terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang
tersedia.
Salah satu masalah yang
timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan
saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang
pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke
dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan
instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat
tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau
sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang
tidak murah.
Contoh kasus, andaikan
kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di
subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via
external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya
cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan
Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?
Nah, lewat artikel ini
penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media
USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih
pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi
ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang
sudah memiliki fitur untuk booting via USB.
“Gampang! Tinggal salin
file instalasi Windows XP ke flash disk!” Mungkin itu yang terlintas di benak
Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah
itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut,
proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.
Yang Harus Disiapkan:
1.
Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan
port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2.
Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3.
CD instalasi Windows XP.
4.
Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat
diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5.
Do’a dan keberanian!
Langkah-langkah Pembuatan:
1.
Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat
posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2.
Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi
Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara
otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3.
Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis,
ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.
4.
Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul
pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:USB.
5.
Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan
tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul
tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6.
Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat
USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start
untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7.
Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela
Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka
di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8.
Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya
akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan
instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP
di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file
instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9.
Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk.
Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER.
Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk
drive lain.
10. Selanjutnya
pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan
disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul
dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk
Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan
setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun
nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Cara
Instalasi Windows XP

Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya.
Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama.
Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.
berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp :
1. Siapkan CD WINDOWS XP
2. Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD
3. Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, caranya:
a. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.
b. ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis
* menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
* Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A,
C. dengan menekan tombol PgDn/Up.
Cara paling mudah instal windows xp
(lengkap dengan gambar):
(lengkap dengan gambar):
gak usah di utak-atik biosnya. biarin aja bios diload masukin CD WINDOWSnya, lalu Restart komputer, trus tekan-tekan F8 atau F10 atau F11 (boleh dicoba satu-satu) nanti bakal muncul opsi boot selection. pilih aja yg ada 'bau' cd-nya. trus enter. selesai deh...ga pake repot-repot...
4. Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini

5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini

6. lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini

7. Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini

8. Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar di bawah ini

9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini

10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB, lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 20000,jangan 20, karna partisi satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? cat" 1GB = 1000 MB
11. Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini

12. kemudian pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar di bawah ini

13. Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aj, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??
setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu arahkan poiter di posisiC: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti gambar di bawah ini

14. Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi, seperti gambar di bawah ini

15. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"

16. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini

17. selanjutnya proses instalasi windows di mulai 1..2..3...GOoooo muncul layar seperti gambar di bawah ini

18. selanjutnya tinggal menunggu, sambil ngopi jg bisa, biar lebih terinspirasi, eitssss, tp jangan kemana mana dulu, karna selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini

19. Langsung klik "NEXT" aja BOS...!!! lalu mucul lagi bos layar seperti gambar di bawah ini

20. Isi nama dan organisasinya, terserah BOS aja... lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini

21. Masukan serial nombernya, jangan sampe salah ya....!!! kemudian tekan "Next"selanjutnya akan muncul layar administrator, isi aja mau dinamain apa komputernya, terserah deeeehhhhh......
kalau mau pake pasword tinggal di isi juga paswordnya, terserah juga mo apa paswordnya.... lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti gambar di bawah ini

22. Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next" lagi BOS.... setelah proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini

23. Silahkan Menunggu lumayan lama BOS,.... sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini

24. Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain,seperti gambar di bawah ini

25. jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next"
26. Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik "OK" aja BOS....!!!

27. Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK" aj BOS...!!!

28. Proses instalasi hampir selesai BOS..... selanjutnya akan muncul loading jendela windows seperti gambar di bawah ini

29. Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next" aj BOS..

30. Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"

31. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next"

32. Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah ini, lalu tekan "Next"

33. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next"
34. Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....

35. Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti telihat pada gambar di bawah ini


36. Kemudian tinggal menginstal CD Driver Motherboad, dan perangkat pendukung lainnya....
Demikianlah langkah-langkah dan cara install windows xp lengkap berikut gambarnya..


